Menristek: Peta Spasial Akan Buktikan Indonesia Tidak Melakukan Penggundulan Hutan
Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman mengatakan, peta spasial yang lengkap dibutuhkan untuk menampik tudingan Indonesia sebagai negara yang melakukan penggundulan hutan.
Berbicara dalam pembukaan “The Second Indonesian Geospatial Technology Exhibition (IGTE) 2007″ yang digelar oleh Bakorsutanal di Balai Sidang Jakarta (JCC) di Jakarta, Selasa, Menristek menekankan perlunya peta spasial yang lengkap itu karena saat ini peta yang ada masih belum terkoordinasi.
“Peta ada banyak, ada yang asli, ada yang palsu, ada yang sudah diolah, tapi begitu mau kita overlay, tidak cocok,” kata Menristek.
Bakorsutanal, disebut Menristek harus mampu menjalankan peran koordinasi tersebut dengan mengeluarkan peta spasial yang dapat dijadikan dasar legal untuk koordinasi.
“Dengan peta yang tepat itu kita dapat menampik tudingan penggundulan hutan yang dituduhkan kepada Indonesia,” katanya.
Selain menunjukkan data akurat mengenai penggundulan hutan yang dituduhkan kepada Indonesia, peta spasial yang lengkap dan update juga dapat digunakan dalam perselisihan mengenai masalah perbatasan atau penghitungan aset kepulauan Indonesia.
“Saat ini, belum bisa dikoordinasikan jadi satu berapa tepatnya pulau yang dimiliki Indonesia, apalagi memberi nama pulau-pulau itu,” kata Menristek.
Sumber: http://www.kapanlagi.com/h/0000188648.html


